Hal ini disampaikan Direktur Pembinaan Usaha Hilir Minyak dan Gas Saryono Hadiwidjojo kepada wartawan di Gedung ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (25/6/2009).
"Mereka ingin mengembangkan dari waste kelapa sawit untuk Aceh dan lombok. Di lombok untuk bahan bakar omprongan tembakau sebagai pengganti minyak tanah," ujar Saryono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun masih penjajakan, mereka masih nanya-nanya tentang situasinya, regulasinya. Kita jelaskan ada peluangnya dan ternyata mereka tertarik. Nanti mereka akan menyampaikan proposal agak detail," jelasnya.
(epi/lih)











































