Demikian disampaikan SBY dalam debat capres di studio Metro TV, Jakarta, Kamis (25/6/2009).
"Kita tidak lagi jual aset, saya tisak setuju privatisisai yang berlebihan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penghematan yang dilakukan selama ini antara lain menunda belanja pemerintah yang tidak perlu.
"Kita perlu sumber pembangunan, ketika defisit kita pikirkan darimana. Saya sama dengan Pak JK, yaitu optimasi. Jangan dulu bangun ini, bangun itu, tunda saja setelah krisis, itu boros dan ternyata menghemat banyak," katanya.
Ia pun memaparkan, utang luar negeri sudah turun sejak ia menjabat. Meskipun ia mengakui utang dalam negeri bertambah, namun itu berasal dari SUN dan Sukuk.
"Meski bertambah, tapi income juga naik, sehingga rasio makin bekurang," ujarnya.
(lih/dnl)











































