Pemadaman listrik yang dilakukan PLN ini kian tak terkendali. Masyarakat sudah sangat mengeluhkan dengan kondisi pemadaman yang sudah pada tahap menjengkelkan.
Misalnya pada Jumat (26/06/2009) ini. PLN Pekanbaru sejak pukul 04:00 WIB sudah melakukan pemadaman di kecamatan Tampan, Pekanbaru. Pemadaman di pagi buta ini membuat warga kesal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal sebelum subuh tadi terjadi pemadaman, PLN sejak kemarin sudah melakukan yang sama. Kemarin sejak pukul 09:00 WIB listrik padam sampai pukul 12:00. Setelah tiga jam padam, sore hari kembali padam selama dua jam. Itu artinya untuk siang hari PLN sudah melakukan pemadaman selama lima jam.
"Malam hari PLN kembali melakukan pemadaman selama lima jam. Waktunya, mulai pukul 21:00 WIB sampai pukul 00:00. Dan jam empat subuh kembali pada selana dua jam. Total semuanya 10 jam kita mendapat giliran pemadaman listrik," keluh Santi ibu rumah tangga lainnya.
Sebagaimana berita sebelumnya, PLN Riau mengaku bahwa kondisi pemadaman ini terpaksa dilakukan karena devisit daya listrik mencapai 40 MW. Namun PLN Riau tetap membantah melakukan pemadaman selama 10 jam.
Menurut Humas PLN Riau, Delvis Bustami pihaknya hanya menjadwalkan pemadaman selama 3 jam. Dan kalaupun terjadi pemadaman lebih dari itu, karena disebabkan emergency.
"Misalnya emergency itu tiba-tiba ada jaringan yang rusak, atau pasokan daya dari Sumatera Selatan ke Riau tiba-tiba berkurang," kilah Delvis.
Apapun alasan PLN Riau, warga sebenarnya tidak mau tahu. Kendati musim kemarau dijadikan alasan kekurangan daya seiring minimnya debit air di PLTA Riau dan Sumbar yang menyebabkan krisis listrik, warga berharap PLN dapat mencari solisinya.
"Sudah tahu kalau musim kemarau kekurangan daya, masak PLN tidak mau mencari solusinya," kata warga lainnya.
(cha/qom)











































