Hal ini dikemukakan oleh Sekretaris Kementerian Negara BUMN Said Didu ketika dihubungi detikFinance , Jakarta, Jumat (26/6/2009).
"Sudah ada beberapa BUMN yang akan melakukan pelunasan seperti Telkom. Salah satunya Semen Tonasa," ujarnya.
Akan tetapi Said tidak merinci BUMN apa saja yang akan melakukan konversi utangnya, serta berapa nilai utang masing-masing BUMN tersebut.
Keputusan pelunasan utang yang akan dilakukan Telkom dan Semen Tonasa tersebut menurut Said sampai saat ini masih harus menunggu persetujuan dari Departemen Keuangan selaku pemberi kredit.
"Itu tergantung Departemen Keuangan. Nanti itu kesepakatan antara debitur dan kreditur saja," ujarnya.
Menurutnya, pembayaran utang oleh pihak lain tersebut merupakan salah satu opsi penyelesaian utang BUMN kepada pemerintah. Cara lain yang bisa dilakukan perusahaan pelat merah antara lain bisa dengan cara restrukturisasi maupun penambahan modal oleh pemerintah. (ang/dnl)











































