"Kalau optimis ya kami optimis, tapi hasilnya kita lihat saja nanti," kata Direktur Pertamina Hulu Energy Dwi Martono saat dihubungi detikFinance,Selasa (30/6/2009).
Dwi menjelaskan besarnya potensi yang dimiliki blok yang ditenderkan tersebut membuat Pertamina tertarik untuk mengikuti tender tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya blok mana yang menjadi incarannya, Dwi enggan berkomentar. Hal ini dikarenakan sistem tender di Irak berbeda dengan yang biasanya dilaksanakan di Indonesia.
"Saya belum bisa berkomentar karena model bidding-nya kan beda, kalau di blok sini kalah terus bisa dialihkan ke blok lain," jelasnya.
Dwi menambahkan hingga saat ini masih belum ada berita soal siapa pemenang tender yang diikuti 31 perusahaan minyak dunia tersebut.
"Hingga saat ini saya belum dengar berita siapa pemenangnya. Saya baca di internet pengumumannya ditunda karena ada badai gurun," tandasnya.
Irak memang rencananya akan mengumumkan hasil tender pada Senin kemarin, namun akhirnya ditunda hingga Selasa. Penundaan dilakukan karena cuaca buruk yang menyebabkan para perwakilan perusahaan asing dan media tak bisa mendarat di Baghdad.
Pertamina memang harus berjuang keras untuk mendapatkan ladang-ladang migas nan kaya raya cadangannya di Irak. Pesaing-pesaing Pertamina adalah raksasa minyak kelas dunia dan top. Seperti dikutip dari AFP, para pesaing Pertamina adalah:
1. BHP Billiton Petroleum Pty Ltd.(Australia)
2. BP Exploration Operating Co. (Inggris)
3. Chevron Corp. (AS)
4. CNOOC Ltd. (China)
5. CNPC International Ltd. (China)
6. ConocoPhillips (AS)
7. Edison SpA (Italia)
8. Eni Medio Oriente SpA (Itala)
9. ExxonMobil Iraq Ltd. (AS)
10. Hess Corp. (AS)
11. INPEX Corp. (Jepang)
12. Japex (Japan Petroleum Exploration Co., Ltd.) (Jepang)
13. JSC Gazprom Neft R(Rusia)
14. Korea Gas Corp. (Kogas) (Korsel)
15. JSC Lukoil (Rusia)
16. Maersk Olie og Gas AS (Denmark)
17. Marathon International Petroleum Turquesa Ltd. (AS)
18. Nexen Inc. (Kanada)
19. Nippon Oil Corp. (Jepang)
20. Occidental Petroleum Corp. (AS)
21. ONGC Videsh Ltd. (India)
22. PT Pertamina (Persero) (Indonesia)
23. PETRONAS Carigali Sdn Bhd (Malaysia)
24. Repsol Exploracion SA (Spanyol)
25. Shell (Inggris-Belanda)
26. Sinochem Corp. (China(
27. Sinopec International Petroleum (China)
28. StatoilHydro ASA (Norwegia)
29. Total SA (Prancis)
30. Turkish Petroleum Corp. (TPAO) (Turki)
31. Woodside Petroleum Ltd. (Australia).
(epi/qom)











































