Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, kenaikan PNBP akan didorong oleh harga minyak dunia yang lebih tinggi dari semester I-2009 dan masuknya setoran dividen BUMN setelah diselesaikannya semua RUPS.
"Hal itu juga disumbang dari meningkatnya realisasi pendapatan BLU (Badan Layanan Umum)," ujarnya rapat kerja bersama Panitia Anggaran DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2009).
Ia mengatakan, realisasi PNBP hingga semester I-2009 diperkirakan hanya akan mencapai Rp 74,9 triliun atau setara 40,3% dari total dokumen stimulus.
Rendahnya realisasi tersebut akibat PNBP SDA Migas mencapai 43,6% dengan realisasi harga minyak dunia di atas asumsi tetapi realisasi lifting di bawah target.
Selain itu, dividen BUMN baru menyumbang 7,2% dari total target setoran karena sebagian besar BUMN belum menyelesaikan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
(ang/dnl)











































