Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Panitia Anggaran DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2009).
"Belanja modal tidak akan terserap 100%, hingga semester satu proyeksinya hanya akan mencapai Rp 18,4 triliun tetapi semester kedua akan lebih besar mencapai Rp 55,9 triliun," ujarnya.
Sementara itu realisasi belanja pemerintah pusat hingga semester I-2009 hanya mencapai 33,4% atau sebesar Rp 228,9 triliun sedangkan targetnya sebesar Rp 685 triliun.
Alasan rendahnya realisasi tersebut terkait dengan belanja kementerian/lembaga (belanja barang, modal, bantuan sosial, dan pegawai) masih belum begitu tinggi walaupun tetap lebih baik dari pencapaian di tahun 2008. Meski begitu pemerintah memproyeksikan hingga akhir tahun belanja pemerintah bisa mencapai Rp 696,1 triliun atau 101,6% dari target APBN.
"Hal itu didukung oleh peningkatan pembayaran subsidi karena kenaikan harga minyak, belanja subsidi sendiri diperkirakan akan mencapai Rp 117,2 triliun di akhir 2009 atau setara dengan 129,5% dari target APBN yang sebesar Rp 123,5 triliun," imbuhnya.
(ang/lih)










































