Pemerintah juga menargetkan sinkronisasi revisi Perpres No 77 tahun 2007 mengenai Daftar Negatif Investasi (DNI) akan rampung dalam waktu dua minggu ke depan.
"Intinya dalam dua minggu ini akan selesai, yang perlu sinkronisasi, itu Departemen Budpar,Kesehatan, Departemen PU. Kalau dari perindustrian tidak ada masalalah," kata Fahmi Idris usai rakor Menko, di Kantor Menko, Rabu (1/7/2009).
Meski tidak menjelaskan secara rinci, namun kata Fahmi setidaknya ada 7 sektor yang diusulkan Departemen Perindustrian yaitu industri rokok, industri gula rafinasi, industri pulp (kertas), selain itu ia juga menyebutkan mengenai sektor 10 ribu MW meski tidak menjelaskan lebih rinci.
"Termasuk juga ada sektor security printing ," ucapnya.
Sementara itu Menko Perekonomian Sri Mulyani mengatakan dalam rapat koordinasi hari ini belum menemui titik temu karena harus ada langkah sinkronisasi antar departemen terkait sehingga memerlukan waktu.
"Masih ada beberapa isu yang belum settle dan oleh karena itu dalam rapat ini akan diberikan waktu 2 minggu bagi para menteri yang masih akan diformulasikan kebijakan di bidang kesehatan, telekomunikasi, pariwisata, PU," jelas Sri Mulyani.
(hen/dnl)











































