Demikian hal itu dikemukakan oleh Menteri Perindustrian Fahmi Idris di sela rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2009).
"Meskipun realisasi tersebut kami anggap masih belum maksimal seperti yang diharapkan, namun masih berada di atas capaian realisasi nasional sebesar 30,5 persen," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut siklusnya, pencairan baru akan terjadi sekitar bulan september," ujarnya.
Selain itu, realisasi anggaran untuk dana dekonsentrasi sebesar Rp 62,11 miliar dan tugas pembantuan sebesar Rp 53,14 miliar pada Ditjen IKM sebagian terlambat pelaksanaannya karena ada perubahan nomenklatur Dinas dan Pengisian Pejabat di Daerah.
Rincian dari penyerapan anggarannya adalah sebagai berikut:
- Capaian Unit Sekretaris Jenderal Depperin hingga semester I 2009 sebanyak Rp 134 miliar atau 38,08 persen dari total pagu sebesar Rp 352 miliar.
- Capaian Unit Direktorat Jenderal Industri Agro dan Kimia hingga semester I 2009 sebanyak Rp 51,65 miliar atau 30,43 persen dari total pagu sebesar Rp 169,76 miliar.
- Capaian Unit Direktorat Jenderal Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka hingga semester I 2009 sebanyak Rp 25,79 miliar atau 30,12 persen dari total pagu sebesar Rp 85,63 miliar.
- Capaian Unit Direktorat Jenderal Industri Alat Transportasi dan Telematika hingga semester I 2009 sebanyak Rp 25,01 miliar atau 31,51 persen dari total pagu sebesar Rp 79,38 miliar.
- Capaian Unit Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah hingga semester I 2009 sebanyak Rp 78,59 miliar atau 20,89 persen dari total pagu sebesar Rp 376,2 miliar.
- Capaian Unit Badan Penelitian dan Pengembangan Industri hingga semester I 2009 sebanyak Rp 133,37 miliar atau 41,49 persen dari total pagu sebesar Rp 321,44 miliar.
- Capaian Unit Inspektorat Jenderal hingga semester I 2009 sebanyak Rp 10,36 miliar atau 55,99 persen dari total pagu sebesar Rp 18,52 miliar.
(ang/lih)











































