160 Perusahaan Bahan Bangunan Mejeng di JCC

160 Perusahaan Bahan Bangunan Mejeng di JCC

- detikFinance
Kamis, 02 Jul 2009 13:30 WIB
160 Perusahaan Bahan Bangunan Mejeng di JCC
Jakarta - Mau bangun atau renovasi rumah tapi bingung cari bahan bangunan? Tak perlu bingung karena ada 160 perusahaan bahan bangunan yang menggelar produknya di Indonesia Building Technology Expo (IndoBuildTech) yang berlangsung pada 1-5 Juli 2009 di Jakarta Convention Center (JCC), Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pameran yang sudah digelar ketujuh kalinya ini menghadirkan merek-merek ternama di sektor bahan bangunan dan desaian eksterior dan interior dari dalam dan luar negeri. IndoBuildTech diikuti 130 peserta dari dalam negeri serta 13 peserta dari Cina dan 17 peserta dari Malaysia.

"Pameran ini bertujuan memperkenalkan produk-produk bahan bangunan hingga perlengkapan eksterior dan interior dari dalam dan luar negeri," ujar Direktur Debindo Effi Setiabudi dalam jumpa pers di JCC, Jakarta, Kamis (2/6/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam menggelar pameran ini, Debindo mengadakan kerjasama dengan Departemen
Perindustrian, Departemen Perdagangan, Asosasi Aneka Industri Keramik Indonesia
(ASAKI), Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan
Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII).

Menurut Effi, pameran ini diharapkan dapat mempertemukan para peserta pameran dengan agen-agen penjual, sehingga bisa mendorong penjualan seperti yang telah terjadi di pameran-pameran yang lalu.

"Memang tujuan pameran ini bukan melakukan penjualan di tempat, tapi lebih kepada mempertemukan para peserta (produsen) dengan para agen penjual seperti di pameran yang kita gelar tahun-tahun lalu," ujarnya.

Oleh sebab itu, Effi tidak bisa menyebutkan target transaksi yang akan terjadi di pameran ini.

"Pameran ini business to business (B to B) bukan business to consumer (B to C). Jadi kebanyakan transaksi terjadi belakangan. Pameran B to B bertujuan mempertemukan produsen dengan agen penjual bukan konsumen secara langsung. Jadi kita tidak menargetkan angka transaksi pameran," ujarnya.

(dro/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads