Kenaikan IKK selama Juni ini terjadi karena kenaikan indeks kondisi ekonomi saat ini (IKE) dan indeks ekspektasi ekonomi (IEK) masing-masing sebesar 3,5 poin dan 2,8 poin.
Demikian survei kepercayaan konsumen yang dirilis Bank Indonesia (BI) dan dikutip detikFinance, Senin (6/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sisi lain, pelaksanaan kampanye pemilu presiden mendorong kenaikan belanja masyarakat sehingga turut mendukung peningkatan optimisme responden terhadap IKK," demikian penjelasan dari BI.
Secara tahunan, IKK mengalami peningkatan cukup besar yaitu sebesar 30 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan itu lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan bulan sebelumnya.
"Kenaikan yang cukup signifikan tersebut disebabkan oleh optimisme responden yang semakin meningkat terhadap IEK sebesar 38,5 poin. Disamping itu juga diikuti dengan semakin menurunnya pesimisme responden terhadap IKE sebesar 21,6 poin," demikian BI.
Komponen IKK yang menunjukkan kondisi ekonomi saat ini yakni Indeks Kondisi Ekonomi saat ini (IKE) tercatat naik 3,5 poin ke level 94,5. Responden berpendapat saat ini ketersediaan lapangan kerja semakin membaik dan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan pembelian barang tahan lama.
Selain itu, responden juga sepakat bahwa penghasilan yang diterima juga mengalami peningkatan. Kondisi ini tercermin dari meningkatnya semua indeks indikator pembentuk IKE tersebut berturut-turut sebesar 5,9 poin, 3,5 poin dan 1 poin.
Untuk komponen IKK lain yakni, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga tercatat naik 2,8 poin menjadi 123,7. Hal ini dipicu oleh membaiknya ekspektasi responden terhadap ketersediaan lapangan kerja (naik 5,5%) dan kondisi perekonomian dalam 6 bulan mendatang (naik 3,9 poin).
Survei juga mengkonfirmasi bahwa dalam kondisi penghasilan responden dalam 6 bulan ke depan relatif tidak berubah dibandingkan bulan lalu, bahkan cenderung turun.
Responden memperkirakan kondisi perekonomian dalam 6 bulan ke depan akan semakin membaik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Perbaikan persepsi responden terhadap kondisi ekonomi tersebut tercermin pada kenaikan indeks kondisi ekonomi sebesar 58,7 poin hingga menembus batas level optimis.
Kenaikan indeks yang cukup signifikan tersebut turut mendorong kenaikan ekspektasi responden terhadap ketersediaan lapangan kerja dan ekspektasi penghasilan pada 6 bulan mendatang masing-masing sebesar 35,7 poin dan 20,8 poin yang akhirnya mampu membawa IEK pada level lebih tinggi 38,5 poin dibandingkan hasil survei tahun sebelumnya.
(qom/lih)











































