Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa malam (7/7/2009).
"Kalau growth-nya masih cukup kuat, tentu kita berharap pada kuartal II dan lanjutannya pada semester II ada harapan pertumbuhan investasi punya harapan untuk bisa lebih tinggi dari kuartal I-2009 yang 3,5%. Kita mengharapkan dia bisa tumbuh mendekati level 7% supaya pertumbuhan ekonomi bisa mendekati atau bertahan di atas 4%," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau data mengenai investasi dari BKPM, menunjukkan minat dan pertumbuhan investasi merupakan salah 1 faktor yang menentukan keseluruhan investasi," katanya.
Data Departemen Keuangan mengatakan, pertumbuhan investasi semester I-2009 diperkirakan sebesar 5,6% dan pertumbuhan ekonomi semester I-2009 adalah 4,1%. Sementara pada semester II-2009 pertumbuhan investasi diperkirakan sebesar 9,2% dengan pertumbuhan ekonomis 4,6%. Dengan skenario tersebut maka pertumbuhan investasi 2009 secara keseluruhan adalah 7,4% dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,3%.
Untuk FDI (Foreign Direct Investment) pada semester I-2009 diperkirakan sebesar US$ 4,549 miliar, naik dari periode yang sama 2008 yang sebesar US$ 3,5 miliar. Untuk semester II-2009 FDI diperkirakan akan sebesar US$ 1,704 miliar turun dari periode yang sama 2008 yang sebesar US$ 4,419 miliar
Sementara untuk investasi portofolio asing semester I-2009 diperkirakan minus US$ 1,178 miliar, turun dibandingkan periode yang sama 2008 yang minus US$ 288 juta. Investasi portofolio asing semester II-2009 diperkiakan sebesar US$ 420 juta, naik dibandingkan periode yang sama 2008 yang minus US$ 1,309 miliar.
(dnl/qom)











































