"Pertamina menginginkan lapangan Tuba dan Western Desert 3 bisa diaktifkan kembali," ujar Direktur Utama PT Persero, Karen Agustiawan usai bertemu dengan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Dirjen Migas Evita H Legowo dan Kuasa Usaha Kedubes Irak, Younis Salim Sarhan, di Gedung ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (9/7/2009).
Karen menyatakan dari pertemuan tersebut pihak Irak berjanji akan menyampaikan usulan tersebut ke pemerintah Irak. "Kata dubesnya mereka akan bicara dengan goverment Irak," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi juga bicara kita bukan mengundurkan diri, tapi kita lihat cost per barrelnya tidak ekonomis. Mungkin lapangan yang tidak ada pemenang, mungkin akan diretender. Tapi kami akan liat cost perbarelnya," tegas Karen.
Pada kesempatan yang sama, Dirjen Migas Evita H Legowo membenarkan soal keinginan Pertamina untuk mengaktifkan kembali kegiatan ekspolitasi disana.
"Kita ingin coba supaya Pertamina bisa punya proyek bersama dengan Irak karena dulu pernah tapi karena ada kejadian (Perang) di Irak, jadi tidak dilakukan yaitu untuk proyek di Tuba dan Western Desert 3," jelasnya.
(epi/lih)











































