"PTBA belum bisa ikut," ujar Direktur Utama PTBA Sukrisno dalam pesan singkatnya, Jumat (10/7/2009).
Sukrisno menjelaskan alasan pihaknya tidak ikut dalam tender yang dibuka mulai hari ini disebabkan keterbatasan produksi yang sudah disesuaikan dengan kemampuan kapasitas angkut. Selama ini, PTBA memang mengaku sulit menaikkan kapasitas produksi tambang batubara PTBA di Sumatera Selatan, sebab sarana transportasi dari mulut tambang ke pelabuhan terbatas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kepala Satuan Energi Primer PLN, Nasri Sebayang menyatakan tender yang diadakan PT PLN ini merupakan tender ketiga yang dilakukan pada tahun ini dan bukan yang terakhir di 2009.
"Ini tender yang ketiga untuk tahun ini. Mungkin juga masih akan ada tahap berikutnya untuk sisipan-sisipan in case ada yang gagal," ujar Nasri saat dihubungi wartawan.
Seperti diketahui, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membuka tender pengadaan batubara berkalori rendah (Low Rank Coal/LRC) sebanyak 3,26 juta ton per tahun. Batubara ini akan digunakan untuk bahan bakar pembangkit program percepatan di Jawa dan luar Jawa.
(epi/lih)











































