Newmont Belum Tahu Anak Usaha BUMI Jadi Partner Pemda NTB

Newmont Belum Tahu Anak Usaha BUMI Jadi Partner Pemda NTB

- detikFinance
Minggu, 12 Jul 2009 17:41 WIB
Newmont Belum Tahu Anak Usaha BUMI Jadi Partner Pemda NTB
Jakarta - PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) mengaku belum tahu penunjukkan anak usaha Bumi Resources, yaitu Multicapital sebagai partner pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk membeli saham divestasi NNT.

Meski begitu, Newmont menegaskan pihaknya akan tetap menjalankan divestasi sesuai kewajibannya dalam Kontrak Karya dan keputusan arbitrase.

"Saya belum mengetahui mengenai perkembangan tersebut. PT NNT akan tetap bekerja sama dengan pemerintah untuk melaksanakan divestasi sesuai KK dan keputusan arbitrase," kata PR Manager Newmont Rubi Purnomo ketika dihubungi detikFinance, Minggu (12/7/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diberitakan sebelumnya, Multicapital telah terpilih menjadi partner perusahaan daerah milik Pemda NTB dalam proses divestasi 10 persen saham Newmont (NNT) yang menjadi jatah Pemda.

"Dari enam perusahaan yang mengikuti beauty contest kami memilih Multicapital," ujar Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Nusa Tenggara Barat Heriadi Rahmat saat berbincang dengan detikFinance, Minggu (12/7/2009).

Menurut Heriadi, Multicapital dipilih karena merupakan perusahaan lokal dan sudah berpengalaman di bidang pertambangan.

"Kami nilai berdasarkan parameter-parameter. Dia terpilih karena ini perusahan lokal dan sudah memiliki pengalaman di tambang. Kami lihat juga kekuatan modal dan track record-nya dan tentu saja penawaran yang diajukan," papar Heriadi.

Setelah memilih partner, Heriadi menjelaskan dalam jangka waktu 15 hari ke depan, PT Daerah Maju Bersaing (perusahaan daerah milik pemda NTB) dan  Multicapiltal akan membentuk suatu perusahaan baru.

"Dalam waktu 15 hari dari penandatanganan yang dilakukan kemarin, kami akan membentuk perusahaan gabungan dengan Multicapital," ungkapnya.

Dalam perusahaan yang baru tersebut, imbuh Heriadi, Pemda hanya akan memiliki saham 25 persen dan sisanya dimiliki anak usaha BUMI tersebut.

"Meskipun mereka mayoritas di perusahaan gabungan itu, namun 10 persen saham itu tetap milik Pemda," tandas Heriadi.

Seperti diketahui, hasil putusan abitrase menyebutkan 3 persen saham Newmont pada tahun 2006 dan tujuh persen saham Newmont  pada tahun 2007 menjadi milik Pemerintah daerah. Selain itu, telah disepakati pula divestasi 3% saham 2006 senilai US$ 109 juta, 7% saham 2007 senilai US$ 282 juta.

Adapun pembagian 10 persen saham kepemilikan saham tersebut terdiri dari empat persennya dimiliki Provinsi NTB, empat persen dimiliki Kabupaten Sumbawa Barat dan dua persen lagi menjadi milik Kabupaten Sumbawa. Pemda NTB juga telah membentuk PT Daerah Maju Bersaing yang akan mengelola  10 persen saham divestasi Newmont.

Harga Saham Divestasi 2008 dan 2009

Sedangkan untuk negosiasi harga saham divestasi 2008 dan 2009, Rubi menjelaskan hingga kini komunikasi di antara Newmont dan pemerintah masih berlangsung.

"Kami masih berkomunikasi dengan pemerintah mengenai harga saham 2008 dan 2009," katanya.

Padahal sebelumnya Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menargetkan keputusan mengenai harga saham tersebut bisa rampung akhir minggu ini.

"Kita tunggu sampai akhir minggu ini karena harganya sudah mulai mendekat. Kan kalau hitungannya sudah selesai minggu ini, berarti minggu depan kita lakukan verifkasi," ujar Purnomo.

(lih/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads