Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Peternak Unggas Se-Indonesia Hartono saat dihubungi detikFinance, Senin (13/7/2009).
"Kami siapkan tambahan 20 juta ekor, dari sebelumnya rata-rata 100 juta ekor ayam per bulan," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk telor akan ada tambahan 5-8% dari produksi telor normalnya 85.000 ton per bulan," imbuhnya.
Pada minggu-minggu ini para peternak sudah mulai melakukan tambahan produksi secara bertahap untuk telor dan ayam. Hartono menjelaskan penambahan produksi akan diatur dari wilayah sentra produksi seperti Jawa Timur dengan daerah pasar utama seperti Jakarta, Banten, Jawa Barat dan lain-lain.
"Kalau tidak diatur produksinya bisa kelebihan supply, dan mempengaruhi harga peternak," ucapnya.
Saat ini harga telor ditingkat konsumen berada dikisaran Rp 14.000-14.500 per kg, dan harga ayam Rp 24.000-Rp 25.000 per kg. Kemungkinan besar harga ini akan kembali naik mendekati puasa dan lebaran, karena permintaan yang tinggi.
(hen/qom)











































