JCR Naikkan Peringkat Utang RI

JCR Naikkan Peringkat Utang RI

- detikFinance
Senin, 13 Jul 2009 17:32 WIB
JCR Naikkan Peringkat Utang RI
Jakarta - Lembaga pemeringkat Jepang, Japan Credit Rating Agency (JCR) menaikkan peringkat atas pinjaman valas jangka panjang Republik Indonesia dari BB menjadi BB+ pada 7 Juli 2009.

JCR juga meningkatkan rating pinjaman Rupiah jangka panjang dari BB+ menjadi menjadi BBB- yang sudah masuk ke dalam kategori investment grade. Outlook dari kedua rating tersebut adalah stable.

JCR menyatakan, Indonesia dianggap berhasil mengatasi dampak krisis keuangan global dengan cukup baik dan menjaga tingkat pertumbuhan ekonomi, meski melambat, namun tetap pada level yang positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peningkatan rating menunjukkan bahwa Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir, dengan kebijakan ekonomi yang berhati-hati (prudent), berhasil memperbaiki rasio-rasio utang Pemerintah secara sustansial dan meningkatkan ketahanannya terhadap external shocks," demikian siaran pers dari JCR seperti dikutip dari situs BI, Senin (13/7/2009).

JCR menjelaskan, empat faktor utama yang melandasi keputusan peningkatan sovereign rating yakni:
  1. Sistem politik demokratis serta stabilitas politik yang terus menguat sejak berakhirnya orde baru
  2. Pertumbuhan ekonomi yang cukup baik selama lima tahun terakhir pada kisaran 5-6% dan bahkan tetap terjaga positif dalam tekanan krisis ekonomi global
  3. Pengelolaan fiskal yang baik serta penurunan beban pinjaman luar negeri Pemerintah yang cukup signifikan dalam lima tahun terakhir; dan yang terakhir.
  4. Krisis finansial global pada triwulan 2008 ditangani Bank Sentral dan Pemerintah dengan berbagai kebijakan makroekonomi yang baik sehingga dinilai cukup efektif meredam dampak resesi global serta mempertahankan ketahanan perekonomian.

JCR menilai posisi cadangan devisa yang cukup kuat serta didukung oleh fasilitas pinjaman pendukung (contingent lines) melalui kerangka ASEAN+3 Chiang Mai Initiative cukup memperkuat likuiditas devisa Indonesia sehingga posisi dalam menghadapi shock eksternal menjadi lebih kuat.

Peningkatan sovereign rating Republik Indonesia dari BB menjadi BB+ merupakan bukti kuat akan adanya kepercayaan yang membaik terhadap prospek perekonomian Indonesia kedepan.

"Bank Indonesia mempertegas komitmen untuk mendukung persepsi positif ini dengan tetap mempertahankan stabilitas moneter dan sistem keuangan agar tercapai hasil maksimal dari potensi yang ada," demikian pernyataan dari BI. (qom/lih)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads