Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR Suharso Monoarfa mengatakan, realisasi pendapatan dan hibah negara pada semester I-2009 adalah sebesar Rp 367,2 triliun atau 43,3% dari target APBN 2009 (dokumen stimulus).
Suharso mengatakan penerimaan perpajakan di semester I-2009 adalah Rp 288,5 triliun atau 43,6% dari target APBN 2009 (dokumen stimulus).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain penerimaan perpajakan di bawah 50%, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) juga baru Rp 78,5 triliun atau 42,2% dari target APBN 2009 (dokumen stimulus).
Karena itu di semester II-2009, pendapatan dan hibah negara ditargetkan Rp 505,4 triliun atau 59,6% dari APBN 2009 (dokumen stimulus), yang berasal dari penerimaan perpajakan Rp 363,6 triliun dan PNBP Rp 141 triliun.
Penerimaan perpajakan tersebut dapat dicapai dengan upaya perbaikan administrasi dan peningkatan kepatuhan perpajakan, peningkatan PPN yang didukung oleh pertumbuhan konsumsi dalam negeri yang masih positif serta pemulihan impor khususnya bahan baku dan barang modal, meningkatnya volume CPO serta kenaikan tarif bea keluar CPO menjadi 3%, meningkatnya nilai dan volume impor di semester II-2009, dan intensifikasi pemungutan cukai.
Sementara untuk PNBP semester II-2009 dapat dicapai Rp 141 triliun karena prognosa ICP dan lifting minyak yang lebih tinggi, peningkatan dividen Pertamina dan intensifikasi setoran dividen BUMN setelah selesai RUPS, terakhir karena meningkatnya realisasi pendapatan BLU.
(dnl/lih)











































