RI Berpotensi Jadi Salah Satu Emerging Market Terbesar

RI Berpotensi Jadi Salah Satu Emerging Market Terbesar

- detikFinance
Selasa, 14 Jul 2009 11:40 WIB
RI Berpotensi Jadi Salah Satu Emerging Market Terbesar
Jakarta - Indonesia bisa tumbuh menjadi salah satu negara emerging market terbesar di dunia pasca krisis ekonomi global. Salah satu modal kuat Indonesia adalah sumber daya alam (SDA) yang melimpah dengan pembiayaan yang murah.

Demikian hal itu dikemukakan oleh CEO Northstar Pacific Patrick Walujo di sela Seminar Reformasi Sektor Keuangan Setelah Krisis Keuangan Global, Kampus Paramadina, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (14/7/2009).

"Bisnis Indonesia didorong oleh pertumbuhan ekonomi nasional. Maka akan banyak appetite untuk investasi masuk ke Indonesia. Bahkan ada kemungkinan the biggest emerging market will be BRIIC (Brazil, Rusia, India, Indonesia, China)," katanya.
 
Ia mengatakan, salah satu modal kuat Indonesia adalah sumber daya alam yang melimpah dengan struktur pembiayaan yang lebih murah ketimbang negara lainnya. Belum lagi ditambah dengan sumber daya manusia yang jumlahnya cukup banyak dan berkualitas.
 
"Kita sudah alami ujian besar, ini adalah kesempatan yang luar biasa. Kita punya modal yang luar biasa untuk memajukan bangsa. Indonesia minimum bisa seperti Australia," jelasnya.
 
Ditambahkan pula, kalangan pelaku industri perminyakan internasional saat ini selalu membicarakan sumber energi di Indonesia, terutama potensinya yang masih bisa digali.
 
"Indonesia punya competitive advantages di SDA," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Northstar Pacific kini memang sangat agresif berekspansi di Indonesia. Northstar bersama TPG Nusantara kini memiliki saham BTPN.

Nama Northstar Pacific juga moncer kala Bakrie Grup dibelit masalah utang. Pada 28 November lalu, BNBR menandatangani kesepakatan jual beli dengan Northstar. Northstar sepakat mengambil alih US$ 575 juta utang BNBR ke Oddickson. Northstar akan mengambil alih saham-saham BUMI milik BNBR, namun sebelumnya akan dibentuk JVC untuk membahasnya.

Konsorsium Saratoga-Northstar sebelumnya juga dinyatakan sebagai pemenang dalam divestasi 37,15% saham Elnusa milik PT Tridaya Esta. Kabarnya, konsorsium Saratoga-Northstar juga mengincar saham Elnusa yang dimiliki oleh Pertamina.

Terakhir, Northstar dikabarkan ikut mengincar pembiayaan divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Namun Pemda Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya memilih anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Multicapital untuk divestasi ini.

(ang/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads