"Tahun depan persiapan badai El Nino yang diprediksi berkepanjangan," katanya saat ditemui di kantor Menko Perekonomian Kamis (16/7/2009).
Ia mengatakan dampak El Nino pada tahun 2010 nanti diperkirakan akan lebih parah atau lebih panjang dari tahun 1997. Bahkan ancaman ini El Nino ini akan difokuskan dalam antisipasi ketahanan pangan dalam negeri, mengingat pada tahun 1997 Indonesia harus mengimpor sebanyak 5 juta ton beras.
"Artinya kita sekarang usahakan swasembada lalu kita usahakan sediakan air, juga ada stimulus, kebijakan menambah daya beli masyarakat program BLT, kemungkinan harga minyak naik ini kita siapkan juga," jelasnya.
Dari program yang terkait dengan antisipasi tersebut, kemungkinan akan berdampak pada postur APBN tahun 2010 yang kemungkinan akan semakin melebar pada tahun itu.
"Defisit untuk membiayai hal ini," katanya.
(hen/dnl)











































