Pemerintah Jaga Obyek Vital Pertamina, PLN dan Telkom

Ledakan Bom di Marriot-Ritz Carlton

Pemerintah Jaga Obyek Vital Pertamina, PLN dan Telkom

- detikFinance
Jumat, 17 Jul 2009 15:15 WIB
Pemerintah Jaga Obyek Vital Pertamina, PLN dan Telkom
Jakarta - Pemerintah meningkatkan keamanan obyek vital ekonomi terutama pada tiga BUMN yaitu Pertamina, PLN, dan Telkom pasca terjadinya ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton.

Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani mengatakan seluruh obyek vital terkait energi, listrik,serta bandara, pelabuhan,dan terminal akan ditingkatkan keamanannya.

"Selama ini ada tim yang menjaga objek vital tersebut, tapi dari kejadian tadi pagi ditingkatkan kewaspadaannya. Menteri ESDM dan Menneg BUMN akan memonitor BUMN terkait terutama Pertamina, PLN, Telkom dan BUMN strategis yang banyak mempengaruhi perekonomian nasional," tuturnya dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (17/7/2009).

Sri Mulyani mengatakan pemerintah akan memonitor seluruh arus distribusi barang terjaga pasca terjadinya ledakan bom tersebut.

"Pemerintah akan pantau stok makanan dan produksi industri.Kami berusaha untuk mengembalikan kepercayaan dan ketenangan dari pelaku ekonomi dan masyarakat sehingga kegiatan ekonomi tidak terpengaruh kejadian tadi pagi," ujarnya.

Terkait tewasnya Presiden Direktur PT Holcim Indonesia Tbk Timothy Mackay, Sri Mulyani mengatakan kejadian tersebut tidak akan mempengaruhi jumlah stok produksi semen keseluruhan, juga komoditas lainnya."Kita jaga momentum ekonomi, pemulihan ekonomi masyarakat," imbuhnya.

Pemerintah akan berusaha keras menjaga kepercayaan para pelaku ekonomi yang pasti berpengaruh dari peristiwa ledakan tersebut.

"Kami segera melakukan konsolidasi terhadap semua dampak dari pemboman mulai dari keamanan, perekonomian, dan kelanjutan kegiatan ekonomi, supaya bisa memberikan ketenangan kepada masyarakat," tegasnya.

Dalam kaitan dengan arus distribusi, Sri Mulyani mengatakan pemerintah sudah melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan di seluruh titik aktivitas ekonomi. "Kita jamin arus barang dan pergerakan masyarakat sebagai pelaku ekonomi sehingga akan terjamin keamanan dan stok distribusi barang tidak akan terganggu," tandasnya.
(dnl/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads