Menteri ESDM: Bom Marriott Tak Terkait Pertemuan Petinggi Migas

Menteri ESDM: Bom Marriott Tak Terkait Pertemuan Petinggi Migas

- detikFinance
Jumat, 17 Jul 2009 15:42 WIB
Menteri ESDM: Bom Marriott Tak Terkait Pertemuan Petinggi Migas
Jakarta - Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro memastikan kalau peristiwa ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton tidak terkait dengan adanya pertemuan para petinggi perusahaan-perusahaan tambang dan migas yang dilakukan di Hotel JW Marriott.

"Sejauh ini kita belum mengarah ke sana, dan kelihatannya tidak terkait dengan itu," ujarnya saat ditemui di kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (17/7/2009).

Purnomo mengatakan, pada pagi hari tadi memang rencananya akan digelar pertemuan dari perusahaan-perusahaan pertambangan dan migas di Hotel JW Marriott. Namun Purnomo mengaku belum mengetahui siapa saja yang hadir di acara tersebut.

Para petinggi perusahaan tambang dan migas memang secara rutin mengadakan breakfast meeting setiap bulannya.

Kabarnya, pertemuan bertajuk ICP Breakfast Roundtable diikuti oleh petinggi migas seperti adalah Patrick Foo dari Ael Indonesia, Edward Thiessen dari Alstom Power, Pedro Sole dari Alstom Power, David Potter dari Freeport Indonesia, Andy Cobham dari Hill&Associates, Tim Mackay dari Holcim Indonesia, Kevin Moore dari Husky Energy, Mariko Yoshihara dari JAC Indonesia, Noke Kiroyan dari Kiroyan Partners, Roy Widosuwito dari Perfetti Van Melle Indonesia, Nathan Verity dari Verity HR, James Castle dari Castle Asia, dan Max Boon dari Castle Asia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Dinas Humas dan Hubungan kelembagaan BP Migas Sulistya Hastuti Wahyu sebelumnya mengungkapkan, sejumlah petinggi perusahaan migas asing telah menjadi korban. Adapun yang menjadi korban diantaranya GM Anadarko Indonesia Co Gary ford dan Kevin S. Moore yang menjabat sebagai GM Husky Oil North Sumbawa LTD. Satu lagi adalah petinggi dari Chevron.

Dua korban lagi yang dirawat di Medistra adalah komisaris PT Freeport Indonesia, Adrianto Machribi dan David Potter.

Sementara Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani mengatakan adanya korban tewas yaitu pimpinan perusahaan Holcim membuat pemerintah akan terus memantau dan meningkatkan keamanan, karena Timothy Mackay (Presiden Direktur Holcim) menjadi korban.

"Seperti tadi pagi kita tahu pimpinan Holcim ikut jadi korban, kita tingkatkan keamanan dan terus memantau agar penanganan hal ini bisa berjalan dengan baik, sehingga tidak mengganggu iklim inveetasi di Indonesia," pungkas Sri Mulyani (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads