Hal ini disampaikan oleh Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal ketika ditemui di kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (17/7/2009).
"Dipastikan travel warning baru satu negara saja yaitu Australia. Ini disebabkan reaksi mereka yang cukup cepat hanya untuk mewaspadai terhadap kondisi di Indonesia" katanya.
Menhub mengatakan, saat ini pemerintah fokus pada pengamanan di bandara yang akan diterapkan lebih ketat. Dia menyatakan sampai saat ini belum ada eksodus besar-besaran warga asing ke luar negeri dan juga belum ada perubahan rute penerbangan.
"Kita akan pantau terus keadaan selama seminggu ini. Kita belum identifikasi kerugian penerbangan, rute masih tetap seperti biasa," jelasnya.
(dnl/qom)











































