"Untuk anggaran pertahanan, berapapun biaya anggaran yang diajukan untuk kepentingan pertahanan akan kita penuhi," ujar Paskah usai Konferensi Pers di Gedung Departemen Keuangan, Jakarta, Jumat (17/07/2009).
Paskah mengatakan, menyangkut peralatan alutsista baik Polri maupun TNI jika memang kebutuhannya mendesak maka pemerintah akan merealisasikan kebutuhan tersebut.
"Hal tersebut tidak terikat, jadi berapapun biayanya dan sesuai dengan program Departemen Pertahanan maka akan kita penuhi," tegasnya.
Ia menambahkan, untuk menjaga pertahanan RI, maka pemerintah akan terus mengoptimalisisasikan anggaran Departemen Pertahanan.
Teror Bom, Distribusi Terus Di Jaga
Paskah mengatakan terkait ledakan Bom pagi tadi, hal yang menyangkut distribusi barang akan terus diawasi secara ketat.
"Sehingga dari sisi ekonomi kita jaga jangan sampai distribusi terkendala," jelasnya.
Sebelumnya dalam jumpa pers di Gedung Depkeu, Menteri Perhubungan, Jusman Syafii Jamal menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan prosedur tetap (protap) di segala titik.
"Kita telah melakukan prosedur tetap di bandara, pelabuhan, terminal dan tempat penyeberangan. Selain itu tingkat kewaspadaan terus ditingkatakan," kata Jusman.
Contohnya saat ini di bandara, Jusman mengatakan saat ini bandara dalam keadaan status yellow condition yakni seluruh lantai kordinasi dan komando langsung ditangani oleh Dirjen perhubungan udara.
(dru/dnl)










































