Kedua pejabat migas tersebut adalah GM Husky Oil North Sumbawa LTD, Kevin S Moore dan GM Anadarko Indonesia Co, Gary Ford.
Menurut Kepala Dinas Humas dan Hubungan Kelembagaan BP Migas, Sulistya Hastuti Wahyu, kaki kanan Kevin S Moore sudah dioperasi pada hari Minggu (19/7/2009). Namun pagi ini Kevin masih akan menjalani operasi lagi sebagai penanganan atas luka bakar yang dideritanya. Kevin mengalami luka bakar di sebagian punggung, tangan dan mukanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan GM Anadarko Indonesia Co Gary Ford sudah dioperasi terlebih dulu di rumah sakit yang sama.
"Kini kondisinya sudah lebih baik bahkan mungkin sudah bisa dijenguk," tambah Sulistya.
Sulistya menambahkan, BP Migas akan menggelar rapat hari ini untuk membahas dampak serangan bom tersebut. Kepala BP Migas R Priyono pun dijadwalkan akan menjenguk para korban tersebut dalam pekan ini.
Sejumlah petinggi perusahaan migas memang menjadi korban serangan bom di hotel Ritz Carlton dan JW Marriott pada Jumat (17/7/2009) pagi. Pada saat ledakan terjadi, beberapa perusahaan migas memang sedang menggelar breakfast meeting di hotel Marriott.
Selain dari perusahaan migas, ledakan tersebut juga melukai pejabat perusahaan asing seperti dari Freeport. Presdir PT Holcim Indonesia, Timothy Mackay bahkan menjadi korban meninggal insiden teror tersebut.
(lih/qom)










































