Investasi Perusahaan Migas Asing Tak Terpengaruh Teror Bom

Bom di Ritz Carlton & JW Marriott

Investasi Perusahaan Migas Asing Tak Terpengaruh Teror Bom

- detikFinance
Selasa, 21 Jul 2009 09:50 WIB
Investasi Perusahaan Migas Asing Tak Terpengaruh Teror Bom
Jakarta - Perusahaan migas asing hingga kini tetap berkomitmen atas investasinya di Indonesia. Tidak ada satupun perusahaan asing yang akan mencabut investasinya akibat adanya ledakan bom di Hotel Ritz Carlton dan Marriot.

Menurut Kepala Dinas Humas dan Hubungan Kelembagaan BP Migas, Sulistya Hastuti Wahyu, investasi perusahaan asing bersifat jangka panjang sehingga harusnya tidak terpengaruh kejadian sesaat seperti ledakan bom tersebut.

"Karena eksplorasi migas kan jangka panjang, sampai 5-6 tahun. Sampai sekarang tidak ada yang menarik investasi," katanya ketika dihubungi detikFinance, Selasa (21/7/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sulistya, pada awal terjadinya ledakan bom pada Jumat (17/7/2009), memang banyak perusahaan migas yang bertanya-tanya pada BP Migas.

"Namun itu hal yang wajar karena baru saja terjadi insiden. Tapi sekarang semua sudah berjalan normal," ujarnya.

Seperti diketahui, ledakan bom di hotel Ritz Carlton dan JW Marriott tersebut melukai sejumlah pejabat perusahaan migas. Dua pejabat yang diketahui terluka adalah GM Husky Oil North Sumbawa LTD, Kevin S Moore dan GM Anadarko Indonesia Co, Gary Ford.Β  Keduanya hingga kini masih dirawat di Singapore General Hospital dengan kondisi yang terus membaik.
(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads