Dewan Eksekutif IMF pada 20 Juli telah memberikan dukungan untuk alokasi Special Drawing Rights (SDR) (mata uang spesial IMF) yang setara dengan US$ 250 miliar untuk membantu likuiditas global.
Dana-dana itu akan digunakan untuk mendukung cadangan devisa dari 186 negara anggota IMF. Dari jumlah tersebut US$ 100 miliar merupakan alokasi baru yang akan diberikan ke emerging markets dan negara-negara berkembang. Sebanyak US$ 18 miliar diantaranya dialokasikan untuk negara-negara miskin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alokasi SDR ini merupakan bagian dari rencana US$ 1,1 triliun yang disepakati dalam pertemuan G-20 di London, April 2009 lalu.
Jika disetujui oleh Dewan Gubernur IMF dengan persetujuan mencapai 85% dari suara voting pada 7 Agustus mendatang, maka alokasi SDR itu akan efektif per 28 Agustus.
"Alokasi adalah contoh utama dari respons moneter kooperatif terhadap krisis finansial global," jelas Strauss-Kahn.
IMF mencatat perekonomian global kini sudah mulai keluar dari resesi terburuk sejak era perang dunia II. Namun stabilisasi dan proses pemulihannya masih membutuhkan waktu lama.
IMF menilai pemulihan perekonomian global masih lamat mengingat sistem finansial belum sehat. IMF memperkirakan perekonomian global akan membaik, dimana pertumbuhan tahun 2010 diperkirakan mencapai 2,5%. (qom/lih)











































