"Semester I 2009 lebih bagus dari semester I tahun lalu. Growth untuk pendapatan cukup bagus di atas 10%," ujar Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar di Gedung Kementerian Negara BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (21/7/2009).
Untuk diketahui, PT Garuda Indonesia membukukan laba bersih sebesar Rp 699 miliar pada 2008 atau melonjak 11 kali lipat dari perolehan laba bersih tahun 2007 sebesar Rp 60 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emir juga memastikan, dampak pemboman di Hotel JW Mariot dan Hotel Ritz Carlton yang terjadi beberapa hari lalu tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap perseroan.
"Dampak bom sampai kini tidak terlalu signifikan. Untuk destinasi seperti Bali dan Yogyakarta tidak ada pembatalan. Yang kemarin ada itu ke Jakarta yang 5 persen itu saja. Sampai kini Alhamdulillah baik, masih oke," tegas Emir.
Terkait rencana penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO), Emir menyatakan pihaknya akan merealisasikannya di tahun 2010.
Namun saat ditanya apakah pihaknya akan melakukan listing IPO di dua bursa, Emir belum bisa memastikannya. "Kita lihat nanti. Pokoknya yang menguntungkan pemegang saham," tandasnya.
(epi/ang)











































