Kadin: Tidak Benar Investor Asing Jadi Sasaran Bom

Kadin: Tidak Benar Investor Asing Jadi Sasaran Bom

- detikFinance
Selasa, 21 Jul 2009 15:48 WIB
Kadin: Tidak Benar Investor Asing Jadi Sasaran Bom
Jakarta - Ledakan bom yang terjadi di hotel Ritz-Carlton dan JW Marriott di Mega Kuningan, Jumat (17/7/2009), terjadi saat sejumlah top eksekutif perusahaan asing menggelar pertemuan bisnis. Namun Kadin menampik dugaan serangan bom tersebut memang ditujukan kepada petinggi-petinggi perusahaan kelas kakap tersebut.

"Kadin menyampaikan bahwa tidak benar kalau teror ditujukan pada investor dan pengusaha asing yang sedang berada di hotel internasional. Mereka sedang rapat dan hampir setiap hari rapat di hotel tersebut. Jadi siapaun bisa jadi korban, seluruh investor mendukung, mereka akan tetap berinvestasi di Indonesia," kata Ketua Umum Kadin MS Hidayat dalam ketengan pers di Bellagio, Kuningan, Jakarta, Selasa (21/7/2009).

Seperti diketahui, sejumlah petinggi perusahaan asing memang menjadi korban serangan bom tersebut. Presdir PT Holcim Indonesia Tbk Timothy Mackay menjadi salah satu korban tewas, sedangkan GM Husky Oil North Sumbawa LT dan, Kevin S Moore dan GM Anadarko Indonesia Co, Gary Ford hingga kini masih dirawat karena luka bakar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Hidayat, dampak bom tersebut memang terasa dalam 3 hari terakhir di sejumlah sektor industri seperti ritel dan pariwisata. Namun gangguan ini bisa ditahan oleh keseimbangan nilai tikar rupiah dan ekspor yang masih gigih.

"Kadin merasa bangga pada perilaku usaha yang menyikapi positif, tidak terpengaruh pada situasi sekarang ini. Ada keseimbangan mata uang rupiah di pasar. Ekspor kita tidak terganggu, pedagang ritel memang sedikit terganggu, wisatawan dan tingkat hunian hotel sedikit mengalami gangguan, namun pengusaha menyikapi ini dengan tidak tergesa-gesa," katanya.

(lih/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads