Menkeu Tak Mau Komentari Pernyataan Staf Ecek-ecek BPK

Menkeu Tak Mau Komentari Pernyataan Staf Ecek-ecek BPK

- detikFinance
Rabu, 22 Jul 2009 15:36 WIB
Menkeu Tak Mau Komentari Pernyataan Staf Ecek-ecek BPK
Jakarta - Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani tidak mau menanggapi pernyataan Kasbudit Litbang Pemeriksa Keuangan dan Kinerja BPK Bachtiar Arif yang mengatakan BPK masih meragukan nilai utang luar negeri pemerintah.
Β 
"Kamu mengutip orang yang salah. Kita tidak perlu memberikan komentar kepada staf ecek-ecek," ujarnya ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/7/2009).
Β 
Sri Mulyani mengatakan dalam laporan BPK sebenarnya opini mengenai utang luar negeri pemerintah adalah wajar tanpa pengecualian, jadi pernyataan yang dikeluarkan oleh Kasbudit Litbang Pemeriksa Keuangan dan Kinerja adalah salah.
Β 
"Sebenarnya kalau kemarin pernyataan itu benar maka kan harusnya keluar dalam laporan BPK, tapi faktanya kita disebutkan wajar dan tadi BPK sendiri sudah mengklarifikasi. Jadi saya juga bingung BPK spoke person-nya siapa," tandasnya.

Bachtiar Arif sebelumnya menyatakan, BPK meragukan jumlah utang luar negeri pemerintah. Pencatatan utang luar negeri pemerintah RI ternyata belum dikonfirmasikan ke negara kreditor.

"Dalam laporan hasil pemeriksaan BPK atas LKPP (Laporan Keuangan Pemerintah Pusat) tahun 2008, salah satu penyebab disclaimer adalah utang luar negeri, dimana jumlah utang luar negeri pemerintah diragukan kebenarannya," ujarnya, Selasa (21/7/2009) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu, Rahmat Waluyanto sebelumnya juga telah menegaskan bahwa pernyataan Bachtiar Arif itu telah menyimpang dari keputusan Pimpinan BPK.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads