Sektor Pariwisata Minta Dana Hampir Rp 100 Miliar untuk Pemulihan

Bom di Ritz-Carlton & JW Marriott

Sektor Pariwisata Minta Dana Hampir Rp 100 Miliar untuk Pemulihan

- detikFinance
Kamis, 23 Jul 2009 10:29 WIB
Sektor Pariwisata Minta Dana Hampir Rp 100 Miliar untuk Pemulihan
Jakarta - Sektor pariwisata mengajukan anggaran hampir Rp 100 miliar untuk penanganan ledakan bom di Ritz-Carlton dan JW Marriott. Dana sebesar itu akan digunakan untuk menjelaskan kondisi keamanan berwisata di Indonesia.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR Suharso Monoarfa ketika dihubungi detikFinance, Kamis (23/7/2009).

"Dari sektor pariwisata minta dana hampir 100 miliar. Sekitar Rp 94 miliar sekian. Dana itu untuk menjelaskan kondisi Indonesia ke media internasional bahwa Indonesia kan luas, bukan hanya Jakarta," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aktivitas penyebaran informasi itu membutuhkan dana antara lain untuk biaya perjalanan dan training personil informan.

Menurut Suharso, dana sebesar hampir Rp 100 miliar tersebut akan masuk dalam jatah Rp 5,5 triliun yang tersedia. Seperti diketahui, DPR sudah memberi lampu hijau pada pemerintah untuk mengalokasikan anggaran sebesar 0,1 persen dari PDB untuk penanganan bom di Mega Kuningan dan antisipasi teror selanjutnya.

"Nilai 0,1 persen itu senilai dengan Rp 5,5 triliun," katanya.

Saat ini pemerintah masih menyusun alokasi anggaran penanganan bom tersebut. DPR berharap pemerintah bisa segara mengajukan rincian anggarannya sebelum akhir Juli 2009.

"Kita rencananya akan ambil keputusan tingkat dua pada 3 Agustus. Tapi kalau komisi butuh waktu lebih, bisa saja mundur. Tapi bulan Agustus nanti sudah ada keputusan, karena kan satu paket dengan APBNP," ujarnya.
(lih/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads