Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengatakan pergerakan wisatawan mancanegara pasca peristiwa bom tersebut masih normal.
"Untuk wisatawan tidak ada eksodus besar-besaran, tidak seperti peristiwa bom Bali terdahulu dimana sampai ada ekstra penerbangan ke luar negeri," tandasnya.
Pembatalan rencana penerbangan turis asing ke Indonesia juga tidak sebanyak pada saat peristiwa bom Bali. "Jadi tidak masif seperti dulu. Kita masih optimislah recovery pariwisata akan kembali cepat," katanya.
Menurut Rusman, imbas peristiwa bom Kuningan terhadap ekonomi Indonesia tidak besar, pengaruhnya hanya kepada sektor pariwisata.
"Jadi jangan terlalu dibesar-besarkan, direct impact -nya hanya ke beberapa sektor seperti pariwisata, karena menyangkut citra keamanan dan kenyamanan turis asing," ujarnya.
Rusman memprediksikan pemerintah bisa cepat memulihkan kondisi ini. "Mudah-mudahan dalam 2 sampai 3 bulan akan selesai dampaknya, karena bom ini tidak ada rentetannya seperti pada bom terdahulu," imbuhnya.
"Bom ini memang berdampak negatif, tapi tidak terlalu luas. Dan untuk recovery , kita harus bersatu memperbaiki image ," tandasnya.
(dnl/dnl)











































