Kerjasama pinjaman ini resmi di tandatangani oleh Direktur AFD untuk Indonesia Joel Daligault dan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto di kantor Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (27/7/2009).
"Program pinjaman perubahan iklim bertujuan mendukung reformasi kebijakan yang sedang berjalan untuk menghadapi berbagai isu perubahan iklim," kata Rahmat.
Sasaran dari program bantuan dalam kerangka kebijakan induk tiga tahunan antara lain mencakup bidang mitigasi kehutanan, energi, adaptasi pertanian, air, dan beberapa isu lintas sektoral dimana dana tersebut akan dicairkan dalam pendukung APBN.
AFD juga mendanai langsung bantuan teknis seperti di Departemen Perindustrian menawarkan keahlian internasional memperkenalkan skema pengurangan emisi gas rumah kaca dalam industri semen dan akan diperluas ke industri baja. Sedangkan untuk Departemen Kehutanan menyelenggarakan studi kelayakan pasar karbon berskala kecil, mengembangkan metodelogi perencanaan tata ruang dan lain-lain.
Sebelumnya beberapa pinjaman lunak pemerintah Perancis untuk Indonesia antara lain proyek MAATS tahap II yaitu pelatihan SDM untuk pengoperasian software untuk air traffic control di Bandara Makassar sebesar US$ 1,3 juta pada 13 Juni 2007.
Ada juga pinjaman lunak lainnya oleh AFD dalam proyek rehabilitas drainase di Banda Aceh Sebesar 36,8 juta Euro. Sedangkan untuk program climate change tahap I tahun 2008 dikucurkan sebesar US$ 200 juta pada November 2008.
AFD sudah berdiri sejak 60 tahun lalu yang mengemban misi membantu pembangunan negara-negara selatan dalam rangka bantuan resmi pemerintah Perancis. Setidaknya sampai saat ini AFD telah aktif di 70 negara diantaranya dalam proyek-proyek pengentasan kemiskinan, mendukung pertumbuhan ekonomi dan lain-lain.
Pada tahun 2008 lalu AFD telah menggelontorkan dana 4,5 miliar Euro, untuk berbagai kegiatan seperti pendidikan 7 juta anak-anak dan akses air bersih untuk 4,4 juta orang. Beberapa proyek efisiensi energi dan mitigasi perubahan iklim, kontribusi pengurangan emisi gas karbondioksida.
(hen/dnl)










































