Anggota Komisi XI DPR Dradjad Wibowo mengatakan, dengan dipilihnya Dirjen Pajak baru dari kalangan internal, maka akan memberikan kepercayaan terhadap reformasi di tubuh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
"Tjiptardjo dikenal cukup tinggi komitmennya terhadap reformasi birokrasi pajak. Jadi ada harapan DJP akan menjadi organisasi yang lebih baik di masa mendatang. Ini penting karena penerimaan pajak berisiko terimbas pelemahan ekonomi global," ujarnya kepada detikFinance , Senin (27/7/2009).
Β
Dradjad memberikan pesan khusus kepada Dirjen Pajak baru ini agar nantinya memperkuat sinkronisasi antara intelejen pajak dan aspek hukum sehingga bisa menindak tegas wajib pajak 'nakal'.
"Hal ini agar kasus seperti Asian Agri yang terkatung-terkatung bertahun-tahun tidak terulang lagi karena sangat tidak sehat bagi kinerja DJP," tegasnya.
Direktur Humas Direktorat Jenderal Pajak Djoko Slamet sebelumnya telah mengkonfirmasi penunjukkan Tjiptardjo sebagai Dirjen Pajak. Keppres penunjukan Tjiptardjo kini sudah keluar dan kabarnya akan dilakukan pelantikan besok siang.
Tjiptardjo memang dikenal sebagai 'pemburu' para wajib pajak nakal yang ada. Ia juga dikenal sebagai 'pemburu' dalam kasus penggelapan pajak Asian Agri.
(dnl/qom)











































