Persatuan Insinyur Minta Dana Ristek Naik 10 Kali Lipat

Persatuan Insinyur Minta Dana Ristek Naik 10 Kali Lipat

- detikFinance
Rabu, 29 Jul 2009 09:02 WIB
Persatuan Insinyur Minta Dana Ristek Naik 10 Kali Lipat
Jakarta - Persatuan Insinyur Indonesia (PII) mengusulkan alokasi dana riset dan teknologi (ristek) dinaikan hingga 10 kali lipat dari 0,09 persen menjadi 1 persen dari PDB.

"Saya mengharapkan minimal dari alokasi dana ristek yang hanya 0,09 persen dari PDB itu bisa ditingkatkan menjadi 1 persen dari PDB," ungkap Ketua Umum PII, Airlangga Hartanto usai menghadiri Rapimnas PII di Hotel Mulia, Selasa (28/7/2009) malam.

Menurut Airlangga, dana ristek yang dialokasi pemerintah Indonesia masih sangat minim, apalagi jika dibandingkan dengan  negara-negara maju yang mengalokasikan 5 persen dari PDB-nya untuk dana ristek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentunya negara itu maju dengan teknologinya," jelasnya.

Airlangga menjelaskan peningkatan alokasi anggaran untuk ristek ini diperkirakan akan mendorong  pertumbuhan ekonomi menjadi lebih positif.  Sebab dengan ditingkatkannya alokasi dana tersebut maka akan terjadi perbaikan fasilitas riset dan juga fasilitas lainnya yang digunakan untuk penelitian dan pengembangan seperti di LIPI atau Batan.

"Kemampuan teknologi memang penting untuk meningkatkan iklim investasi. Sebab iklim investasi suatu negara  itu dilihat dari kemampuan teknologinya terutama dengan benchmark jumlah hak paten yang bisa di-register dan kedua alokasi anggaran ristek," jelasnya.

(epi/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads