15 Perusahaan Cicipi NSW di Tanjung Perak

15 Perusahaan Cicipi NSW di Tanjung Perak

- detikFinance
Rabu, 29 Jul 2009 12:35 WIB
15 Perusahaan Cicipi NSW di Tanjung Perak
Jakarta - Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya mulai menerapkan sistem National Single Window (NSW). Sebanyak 15 perusahaan pun mulai 'mencicipi' sistem tersebut hari ini.

Menurut Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani, 15 perusahaan tersebut merupakan eksportir terbesar di Surabaya. Di antaranya adalah Nestle, Coca Cola, dan Bir Bintang.

"NSW merupakan salah satu usaha pemerintah untuk melakukan reformasi birokrasi dan mengurangi beban pada pelaku usaha," katanya di keterangan pers Peluncuran Implementasi Tahap Keempat Sistem NSW di Indonesia di Hotel Sangri-La, Jalan Mayjen Sungkono, Rabu (29/7/2009).

Ia menambahkan, sistem NSW ini sudah terintegrasi dengan sejumlah departemen terkait seperti Departemen Perhubungan, Bea Cukai, dan Departemen Perdagangan. Sistem ini juga diharapkan mampu meningkatkan pengawasan terhadap cross border activity .

"Yang pada hal ini kepabeanan sangat penting," tuturnya.

Tanjung Perak, pelauhan terbesar di Indonesia bagian Timur, merupakan lokasi keempat yang menerapkan NSW. Ke depannya, semua pelabuhan di kota-kota besar akan menyusul penerapan NSW ini. Semua dilakukan sekaligus sebagai bagian dari penerapan ASEAN Single Window di 2010.

"Kalau pakai sistem NSW terintegrasi semua dan sistem ini menerapkan sistem online, jadi ketika satu barang masuk atau keluar akan tercatat bersama-sama, di antara departemen-departemen terkait. Sistem ini juga mengurangi penyelundupan dan trafficking dan illegal logging ," tambah Sri Mulyani.

Penerapan NSW di Tanjung Perak ini dihadiri Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menko Perekonomian Sri Mulyani dan Menteri Perhubungan Jusman Syafii' Djamal dan Menkominfo M Nuh.
(lih/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads