SBY Peringatkan Jangan Ada Ekspor Beras Massal Saat El Nino

SBY Peringatkan Jangan Ada Ekspor Beras Massal Saat El Nino

- detikFinance
Kamis, 30 Jul 2009 17:25 WIB
SBY Peringatkan Jangan Ada Ekspor Beras Massal Saat El Nino
Jakarta - Presiden SBY menegaskan, agar jangan sampai ada ekspor beras besar-besaran karena tingginya harga di pasar internasional saat El Nino datang. Ekspor beras besar-besaran dikhawatirkan akan terjadi dan membuat cadangan dalam negeri berkurang. 

Demikian disampaikan SBY dalam rakor dengan gubernur plus TNI dan Polri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (30/7/2009).

"Jangan sampai karena harga dunia tinggi kemudian ada trading yang alirkan beras kita hingga terjadi kekurangan beras dalam negeri. Ya, kita memang nggak menganut ekonomi komando, kontrol dan larang ini atau itu, tapi ini sudah menyakut nasionalisme. Ini sudah menyangkut kesetiawakanan dengan bangsa sendiri," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan informasi Food and Agriculture Organization (FAO), Indonesia memang hanya akan terkena dampak ringan EL Nino. Namun, defisit beras di Afrika yang mencapai 10 juta ton dikhawatirkan bisa mendongkrak harga beras internasional.

Menurut SBY, untuk menghadapi fenomena EL Nino, cadangan beras setidaknya harus ada di kisaran 1,5 juta ton. Cadangan beras Bulog saat ini tercatat sebesar 2,6 juta ton.

"Cadangan beras ini jadi prioritas kita kala kemungkian gagguan El Nino," katanya.

Selain itu, pemerintah juga menganggarkan raskin dalam RAPBN 2010 untuk 17,5 juta rumah tangga. Masing-masing rumah tangga akan mendapat alokasi 15 kg beras selama 12 bulan.

"Memang tak ada kaitannya langsung dengan ketersediaan beras, tapi ini aspek sosial yang harus kita perhatikan hadapi kemungkinan masalah pangan ini," ujarnya.

(lh/lih)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads