Demikian dikemukakan Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Edi Hermantoro dalam situs Ditjen Migas, Senin (3/8/2009).
Tujuh investor tersebut berminat menanamkan uangnya ke tujuh wilayah kerja migas joint study yaitu Blok Kubu (Daratan Riau), Blok N.E Ogan Komering (Daratan Lampung & Sumatera Selatan), Blok Offshore West Java (Lepas Pantai Jawa Barat), Blok Blora (Daratan Jawa Tengah & Jawa Timur), Blok North Makasar Strait (Selat Makasar), Blok East Simenggaris (Lepas Pantai/Daratan Kalimantan Timur) dan Blok Digul (Daratan Papua).
Menurut Edi, saat ini pemerintah masih dalam proses untuk menentukan apakah perusahaan yang bersangkutan memenuhi syarat sebagai pemenang. Meski di masing-masing wilayah kerja tersebut hanya ada satu investor, bukan berarti mereka pasti tampil sebagai pemenang.
"Kalau memang ada hal yang tidak memenuhi syarat, meskipun mereka melakukan joint study , tetap tidak bisa menjadi pemenang," katanya.
Pemenang wilayah kerja joint study tersebut diharapkan dapat diumumkan pada pertengahan Agustus. Sedangkan penandatanganan kontrak kerjasama ditargetkan dapat dilakukan pada akhir Agustus atau awal September mendatang. (lih/dnl)











































