Konsorsium Senoro Nego Pembeli Jepang Agar Tak Putus Kontrak

Konsorsium Senoro Nego Pembeli Jepang Agar Tak Putus Kontrak

- detikFinance
Senin, 03 Agu 2009 09:10 WIB
Konsorsium Senoro Nego Pembeli Jepang Agar Tak Putus Kontrak
Jakarta - Konsorsium DS LNG akan kembali bernegosiasi dengan pembeli asal Jepang, Chubu Electric dan Kansai Electric pada minggu ini. Konsorsium akan mengusahakan agar pembeli tidak memutuskan kontrak begitu saja akibat persetujuan ekspor LNG Senoro ke Jepang yang belum diberikan pemerintah hingga batas waktu di akhir Juli 2009.

Menurut Vice President Bisnis LNG Pertamina, Hari Yulianto,  setelah tenggat waktu akhir Juli lewat, kedua pembeli tersebut bisa mengakhiri kontrak kapan saja.

"Kami akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelamatkan proyek ini, termasuk membicarakan lagi hal ini dengan pembeli. Rencananya minggu ini kami akan bertemu dengan pembeli," ujar Hari dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Senin (3/8/2009)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senada dengan Hari, Direktur Operasional Medco, Lukman Mahfoedz menyatakan pihaknya akan terus berusaha meminta kesabaran pembeli untuk agar mau menunggu dengan harapan pemerintah bisa memberikan keputusan secepatnya.

"Dalam hal ini kita mengharapkan pemerintah agar memberikan keputusan terbaik," ungkapnya.

Lukman menyatakan, pihaknya telah merancang proyek ini sedemikan rupa, terobosan  baru di pengembangan LNG di Indonesia dengan tidak memberatkan pemerintah untuk cost recovery kilang LNG-dengan demikian
memberikan benefit yang maksimum bagi negara.

"Sesuai dengan peraturan perundangan untuk alokasi domestik (25%) dengan pengalokasian 70 mmscfd bagi keperluan domestik yang lain. Persetujuan pemerintah juga telah didapat dalam beberapa hal penting seperti Struktur Bisnis (BP Migas 2007), BKPM untuk pendirian kilang LNG (2007), GSA ditandatangan Januari 2009,  Amdal ( 2008). Jadi mudah-mudahan berdasarkan hal-hal tersebut Pemerintah dapat memberikan persetujuan," paparnya.


(epi/lih)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads