Demikian hal itu dikemukakan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan usai jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin (3/8/2009).
"Harapan pemerintah inflasi 4% di akhir tahun bukan mustahil. Kita sudah punya hitung-hitungan angka pesimisnya," ujarnya.
Menurutnya dengan hitungan yang pesimis saja, inflasi Indonesia tahun 2009 bisa mencapai 4%. Ia mencontohkan jika inflasi pada bulan Agustus dan September masing-masing 2%, lalu pada 3 bulan terakhir masing-masing 1,5%, maka hasilnya akan menjadi 4%.
"Saya lihat potensi inflasi di Agustus akhir karena menjelang puasa. Kemudian September masih ada puasa dan lebaran. Diharapkan pemerintah bisa sangat hati-hati dalam me-manage harga supaya lebih stabil," ungkapnya.
Sementara di 3 bulan terakhir, ia memperkirakan harga akan lebih stabil, sehingga tingkat inflasi pesimis diperkirakan sebesar 1,5%.
"Selama 7 bulan pertama inflasi 0,66%, dan kita masih ada 5 bulan lagi sampai akhir tahun. Dengan tren yang selalu rendah (inflasi), kita harapkan bisa tetap di bawah 1%," ungkapnya.
(ang/dnl)










































