Harga Plastik Kemasan dan Botol Mulai Merangkak Naik

Harga Plastik Kemasan dan Botol Mulai Merangkak Naik

- detikFinance
Selasa, 04 Agu 2009 08:58 WIB
Harga Plastik Kemasan dan Botol Mulai Merangkak Naik
Jakarta - Harga produk plastik kemasan dan botol mulai mengalami kenaikan menyusul naiknya harga bahan baku plastik poli propiline (PP). Pasokan  bahan baku yang seret dan permintaan yang mulai tinggi memasuki bulan puasa dan lebaran turut menyumbang kenaikan hingga 5%-7%.

"Harga jual kita mengikuti harga bahan baku. Harga plastik kemasan sudah mulai naik, naiknya 5-7%," kata Ketua Umum Asosiasi Industri Plastik Hilir Indonesia (Aphindo) Tjokro Gunawan saat dihubungi detikFinance, Selasa (4/8/2009).

Ia menjelaskan bahan baku plastik kemasan yaitu PP saat ini sudah melonjak diatas US$ 1400 per ton, padahal pada posisi Januari 2009 hanya US$ 1000 per ton. Bahkan kata dia menjelang hari raya besar permintaan plastik kemasan akan meningkat, secara umum pemakaian plastik kemasan tidak turun sedangkan pasokan bahan baku terbatas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang harga bahan baku mencapai 70% dari struktur biaya produksi," katanya.

Menurutnya masalah harga plastik kemasan di dalam negeri tidak terlepas dari beberapa masalah. Di antaranya adanya pengenaan bea masuk impor PP sesuai dengan Permenkeu No 19 tahun 2009 tentang bea masuk impor produk tertentu seperti Poli Etiline, Poli Propiline sebesar 15%, sehingga harga bahan baku impor dan  di dalam negeri sama-sama tinggi.

Masalah lainnya, kata dia,  adalah kurangnya pasokan bahan baku PP yang per tahunnya mencapai  300.000 ton lebih, padahal kebutuhan PP dalam negeri per tahunnya mencapai 850.000 ton.

(hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads