Pertumbuhan Ekonomi 5% di 2010, Pengangguran Sulit Ditekan

Pertumbuhan Ekonomi 5% di 2010, Pengangguran Sulit Ditekan

- detikFinance
Selasa, 04 Agu 2009 17:18 WIB
Pertumbuhan Ekonomi 5% di 2010, Pengangguran Sulit Ditekan
Jakarta - Target pertumbuhan ekonomi pada RAPBN 2010 yang hanya sebesar 5% belum cukup untuk menekan tingkat pengangguran.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa ketika dihubungi detikFinance , Selasa (4/8/2009).

"Anggaran belanja dan stimulus yang masih kurang untuk peningkatan infrastruktur akan menambah jumlah pengangguran. Pertumbuhan ekonomi juga hanya 5% dan ini belum mencukupi untuk mengurangi jumlah pengangguran.

Mengenai pernyataan Presiden SBY dalam pidato nota keuangan di gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (3/8/2009) tentang jumlah pengangguran di Indonesia yang hanya sebesar 60.000 orang atau jauh dari perkiraan sebesar 1,5 juta, Erwin meminta pemerintah untuk melihat kembali apakah jumlah tersebut benar.

Namun, Erwin memprediksi untuk saat ini, jumlah pengangguran belum bisa dikurangi. Jumlah tersebut akan meningkat karena banyaknya perusahaan yang memberhentikan karyawannya bahkan tidak membuka lowongan untuk karyawan baru. Selain itu, banyak proyek baru yang tertunda sehingga tidak memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat.

Erwin menambahkan, untuk mengatasi masalah pengangguran ini diperlukan stimulus berupa anggaran untuk pembangunan infrastruktur yang dinilai paling banyak menyerap tenaga kerja. (dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads