RI Tawarkan Investasi Lewat JAKVEST 2009

RI Tawarkan Investasi Lewat JAKVEST 2009

- detikFinance
Kamis, 06 Agu 2009 09:50 WIB
RI Tawarkan Investasi Lewat JAKVEST 2009
Jakarta - lnvestor dalam dan luar negeri siap datang dan melakukan belanja proyek yang ditawarkan dalam acara JAKVEST 2009 (Jakarta Investment Forum ) yang rencananya akan digelar 28-30 Oktober 2009.
 
Peluncurannya acara ini dilakukan pada 6 Agustus 2009 bertempat di Hotel Nikko Jakarta. Acara peluncuran yang dilangsungkan di tengah acara Musyawarah Koordinasi lnstansi Penanaman Modal Seluruh lndonesia ditandai dengan presentasi tentang program-program yang akan ditampilkan dalam JAKVEST 2009 di hadapan delegasi dari 33 provinsi.

JAKVEST 2009 akan diselenggarakan di Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, dalam bentuk pameran proyek-proyek investasi dari seluruh lndonesia, pemerintahan, BUMN, BUMD, dan swasta.
 
lnvestment Forum ini merupakan forum interaksi langsung antara calon investor dengan pemilik proyek pilihan. One-on-One meeting dialog langsung antara pemilik proyek dengan calon investordalam ruang khusus dalam upaya business matching .
 
Lalu ada konsultasi yaitu dialog khusus antara konsultan investasi dan konsultan hukum dengan calon investor tentang regulasi, perpajakan, lokasi, infrastruktur dan sebagainya.

"JAKVEST 2009 diselenggarakan dengan tujuan untuk menjaga arus investasi asing tetap masuk ke Indonesia. DKI Jakarta ingin memberikan kesan aman baik secara fisik maupun iklim investasi, dengan mempertemukan pemilik proyek dengan investor global. Ternyata ekonomi lndonesia khususnya Jakarta tidak terpengaruh oleh kejadian JW Marriott," demikian diungkapkan Hasan Basri selaku Ketua Asosiasi lnstansi Penanaman Modal Propinsi (AIPMP) penyelenggara JAKVEST 2009 di Hotel Nikko, Jakarta, Kamis (6/8/2009).

Dibanding JAKVEST sebelumnya, JAKVEST 2009 akan menampilkan informasi tentang peluang investasi secara sektoral, yaitu: batu bara dan minerai, pembangkit listrik, agrobisnis (perkebunan dan perikanan). infrastruktur, transportasi, minyak dan gas, industri manufaktur, pariwisata, telekomunikasi, dan keuangan.

lnvestor global terbanyak yang diperkirakan akan datang berasal dari negara-negara Uni Emirat Arab (UEA), Cina, dan lndia. Namun investor dari negara-negara lain dan yang selama ini sudah berinvestasi di lndonesia dan sukses juga tetap diharapkan hadir.

(ang/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads