Demikian hasil riset dari Danareksa Research Institute yang dikutip detikFinance , Kamis (6/8/2009).
Komponen yang membentuk IKK meningkat adalah kenaikan Indeks Situasi Sekarang (ISS) menjadi 74,6 di bulan Juli. Kemudian Indeks Ekspektasi (IE) yang naik 2,7% menjadi 105,7.
Kenaikan IE ini terjadi karena optimisme masyarakat terhadap prospek perekonomian semakin meningkat.
Kekhawatiran masyarakat terhadap kenaikan harga bahan makanan pokok mulai berkurang. Menurut survei, jumlah konsumen yang mengkhawatirkan kenaikan harga bahan makanan pokok turun menjadi 50,9% pada Juli 2009 dari 74,7% di Juli 2008.
Dengan bertambahnya optimisme konsumen terhadap prospek perekonomian, rencana konsumen untuk membeli barang-barang tahan lama tetap tinggi. Pada survei terakhir, proporsi konsumen yang berencana untuk membeli barang-barang tahan lama dalam 6 bulan mendatang mencapai 25,3% pada bulan Juli, atau hanya turun sedikit dari 25,9% pada bulan Juni. Dari 10 kelompok barang yang disurvei, minat konsumen untuk membeli barang masih tetap naik pada 4 kelompok barang.
Selain itu masyarakat juga merasa yakin tekanan inflasi masih akan terus berkurang dalam enam bulan mendatang (indeks yang mengukur sentimen konsumen terhadap inflasi turun sebesar 2,5% menjadi 173,7 pada bulan Juli).
Sepanjang tahun ini, memang inflasi turun dengan sangat tajam. Menurut data BPS, inflasi tahunan pada bulan Juli 2009 berada pada level 2,71% (level terendah sepanjang tahun 2009) dari level 9,13% pada bulan Januari 2009.
Indeks kepercayaan konsumen terhadap pemerintah juga naik menjadi 112,9 yang menunjukkan masyarakat merasa cukup puas terhadap kemampuan pemerintah dalam menjalankan tugas-tugasnya pada saat ini.
(dnl/qom)











































