RI-India Tingkatkan Perdagangan Hingga US$ 20 Miliar

RI-India Tingkatkan Perdagangan Hingga US$ 20 Miliar

- detikFinance
Kamis, 06 Agu 2009 16:54 WIB
RI-India Tingkatkan Perdagangan Hingga US$ 20 Miliar
Jakarta - Indonesia dan India bersepakat untuk meningkatkan nilai perdagangan kedua negara hingga US$ 20 miliar selama 5 tahun ke depan. Saat ini nilai total perdagangan kedua negara baru mencapai US$ 10 miliar.

Hal ini disampaikan oleh Pemimpin Delegasi Industri India Rajive Kaul  dari perusahaan Nicco Corporation usai bertemu Menteri Perindustrian Fahmi Idris di kantor Depperin, Kamis (6/8/2009).

"Kami targetkan nilai perdagangan kedua negara dilipatgandakan dalam 5 tahun ke depan, sampai US$ 20 miliar," katanya.

Menurutnya Indonesia dan India sama-sama negara yang memiliki potensi yang besar, yaitu sama-sama negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi, ditopang oleh jumlah populasi penduduk yang besar dan sama-sama menjadi negara demokrasi di Asia.

"Kedua negara sama-sama negara demokratis, populasinya sama-sama besar," ucapnya.

Saat ini ekspor Indonesia ke India masih didominasi oleh batubara, CPO, rempah-rempah, peralatan rumah tangga, hasil kerajinan, tekstil dan produk tekstil.

Berdasarkan data BPS dan Depperin total perdagangan Indonesia-India untuk sektor non migas, pada 2008 mencapai US$ 9,5 miliar. Pada tahun 2010 total perdagangan kedua negara termasuk migas US$ 10 miliar.

Investasi India di Indonesia menunjukan positif, misalnya perusahaan sepeda motor TVS dengan nilai investasi sebesar US$ 5 juta, akan ditingkatkan menjadi US$ 10 juta pada tahun 2009 ini.

Beberapa perusahaan lainnya yang telah menyatakan minatnya berinvestasi di Indonesia antara lain Bajaj Auto Limited, Relliance Industry dan National Alumunium Company.

(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads