RI Ingin Belajar Industri Film Dari Bollywood

RI Ingin Belajar Industri Film Dari Bollywood

- detikFinance
Jumat, 07 Agu 2009 15:46 WIB
RI Ingin Belajar Industri Film Dari Bollywood
Jakarta - Indonesia berencana akan menggaet kerjasama dalam pengembangan industri film dengan India. Sebagai negara yang sudah cukup maju dalam industri perfilman, Indonesia layak belajar banyak dengan India.

"Kalau saya  sih mau mengejar industri perfilmannya untuk kerjasama, Bollywood, Bollywood," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di sela-sela acara Virus K, di JCC, Jakarta, Jumat (7/8/2009).

Seperti diketahui dalam kunjungan pelaku bisnis India di Departemen Perindustrian kemarin, para pebisnis India menyatakan minatnya terhadap sektor usaha di Indonesia seperti power plant, IT dan permesinan termasuk mesin tekstil.

"Kita juga harus identifikasi sektor mana yang kita berminat," imbuhnya.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dijadwalkan akan bertemu dengan Menteri Perdagangan dan Industri India Jyotiraditya  Scinda pada ajang Pameran Virus K (Kreatif) di JCC pada pukul 16.00.

Dikatakan Mari, penduduk Idia yang mencapai 1,1 miliar orang menjadi peluang pasar bagi kerjasama perdagangan kedua negara. Selain  banyaknya kesamaan budaya secara historis akan lebih mudah dalam mensinergikan kerjasama kedua negara.

"Dia (Menperindag India) datang untuk pameran  produk India, delegasi bisnisnya sudah datang. Bagaiamana menciptakan dialog antara pemerintah dan bisnis per sektornya," jelas Mari.

Selama ini India sudah sangat agresif berinvestasi di Indonesia misalnya investasi di sektor otomotif yaitu TVS, Bajaj, perminyakan, baja dan lain-lain.

(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads