"Kalau saya sih mau mengejar industri perfilmannya untuk kerjasama, Bollywood, Bollywood," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di sela-sela acara Virus K, di JCC, Jakarta, Jumat (7/8/2009).
Seperti diketahui dalam kunjungan pelaku bisnis India di Departemen Perindustrian kemarin, para pebisnis India menyatakan minatnya terhadap sektor usaha di Indonesia seperti power plant, IT dan permesinan termasuk mesin tekstil.
"Kita juga harus identifikasi sektor mana yang kita berminat," imbuhnya.
Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dijadwalkan akan bertemu dengan Menteri Perdagangan dan Industri India Jyotiraditya Scinda pada ajang Pameran Virus K (Kreatif) di JCC pada pukul 16.00.
Dikatakan Mari, penduduk Idia yang mencapai 1,1 miliar orang menjadi peluang pasar bagi kerjasama perdagangan kedua negara. Selain banyaknya kesamaan budaya secara historis akan lebih mudah dalam mensinergikan kerjasama kedua negara.
"Dia (Menperindag India) datang untuk pameran produk India, delegasi bisnisnya sudah datang. Bagaiamana menciptakan dialog antara pemerintah dan bisnis per sektornya," jelas Mari.
Selama ini India sudah sangat agresif berinvestasi di Indonesia misalnya investasi di sektor otomotif yaitu TVS, Bajaj, perminyakan, baja dan lain-lain.
(hen/dnl)










































