Demikian disampaikan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan saat dihubungi detikFinance , Minggu sore (9/8/2009).
"Memang ada slowdown , tapi tidak seburuk yang diperkirakan," kata Rusman.
Sayangnya Rusman enggan menyebutkan seberapa besar penurunan pertumbuhan ekonomi tersebut karena rencananya pada siang ini BPS akan mengumumkan hasil perhitungan resmi BPS mengenai angka perhitungan PDB (produk domestik bruto).
"Dibandingkan dengan year on year juga ada perlambatan tapi masih positif," jelasnya.
Sebelumnya BI telah menyatakan bahwa pada kuartal II terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi. Hal ini juga senada yang disampaikan beberapa pengamat yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua maksimal berada di angka 4%. Pada kuartal I-2009 Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi 4,4%.
(hen/dnl)











































