PLN Distribusi Bali melakukan pemeriksaan mendadak akibat sudu turbin yang retak di instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Gilimanuk. Sudu adalah daun mekanis dari suatu roda gerak turbin.
Kepala Humas PLN Distribusi Bali, Agung Mastika mengatakan pemeriksaan sekaligus perbaikan sudu turbin memerlukan waktu selama lima hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama waktu perbaikan tersebut, terjadi pemadaman listrik di 9 kabupaten/kota se-Bali. Manajer Komunikasi, Hukum, dan Administrasi PLN Distribusi Bali, Danni Irawan menjelaskan pemadaman bergilir dilakukan secara bergilir dan terbagi waktunya antara siang dan malam.
Pada siang hari, pemadaman dilakukan pada pukul 10.00-18.00, sementara di waktu malam, hal itu diberlakukan antara pukul 18.00-23.00.
Diketahui, total pasokan listrik di Bali saat ini dalam kondisi normal 562 MW. Listrik di Bali dipasok dari PLTG Gilimanuk 130 MW, PLTG Pesanggaran 152 MW, PLTGU Pemaron 80 MW, serta pasokan dari jaringan listrik Jawa-Bali 200 MW.
Beban puncak listrik di Bali 480 MW, sehingga terdapat cadangan listrik maksimal 82 MW sedangkan cadangan listrik minimal idealnya mencapai 120 MW. Dengan adanya perbaikan di PLTG Gilimanuk, maka pasokan berkurang 130 MW sehingga terjadi pemadaman listrik bergilir di Pulau Bali.
(gds/qom)










































