Menurut Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil, perusahaan
plat tersebut telah mengirimkan surat kepada Kementerian Negara BUMN yang isinya siap
untuk memimpin konsorsium tersebut.
"Antam telah meminta tertulis. Intinya kita siap, dan itu (melalui) konsorsium yang dipimpin Antam," ungkapnya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (10/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya saja bisa PIP (Pusat Investasi Pemerintah)," katanya.
Ia mengatakan, secara lisan rencana pembelian yang dilakukan konsorsium tersebut telah disetujui oleh pemerintah. Namun tetap, harus ada pernyataan secara resmi dari Menteri Perekonomian sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenai pihak mana yang akan melakukan pembelian.
"Belum resmi. Secara lisan saya pikir pemerintah intinya sepakat dengan BUMN untuk lewat konsorsium, tapi belum resmi saja," imbuhnya.
Menurutnya, jika pada akhirnya konsorsium tersebut ditunjuk secara resmi untuk mengeksekusi sisa saham divestasi Newmont, maka konsorsium tersebut sudah siap untuk langsung melakukan negosiasi harga.
"Harga referensi dari pemerintah tetap akan kita negosiasikan," jelasnya.
(ang/qom)










































