Mendag: Ekspor RI Akan Membaik di Semester II-2009

Mendag: Ekspor RI Akan Membaik di Semester II-2009

- detikFinance
Selasa, 11 Agu 2009 11:31 WIB
Mendag: Ekspor RI Akan Membaik di Semester II-2009
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan pertumbuhan ekspor Indonesia yang mencapai minus hingga 21% pada semester I-2009 diproyeksikan akan segera pulih kembali di semester II-2009.

"Ekspor harusnya di semester II akan lebih baik, walaupun masih ada kontraksi namun lebih kecil dari semester I," tutur Mari usai menjadi pembicara kunci dalam seminar Transaction Banking Standard Chartered di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (11/08/09).

Mari mengatakan ada dua faktor pemicu naiknya ekspor di Indonesia pada semester II.Β  "Yang pertama, harga komoditi akan menjadi lebih baik dan stabil," katanya.

Kemudian yang kedua, lanjut mari, pasar eksternal sendiri pertumbuhannya menunjukan perkembangan yang signifikan terutama di Asia. "Oleh sebab itu, kita optimistis semester II ekspor akan lebih baik," tandasnya.

Blue Print Sistem Logisitk Nasional Dalam Finalisasi

Cetak Biru (Blue Print ) sistem logistik nasional masuki tahap finalisasi. Blue Print sistem logistik tersebut disusun pemerintah dalam upaya pembenahan sistem logistik saat ini yang sangat tidak efisien sehingga mengurangi daya saing ekspor serta biaya logistik yang tinggi.

"Kita mempunyai tugas untuk menyelesaikan finalisasi yang kita sebut sebagai logistik blue print . Dan saat ini sudah dalam tahap-tahap final," ujarnya.

Mari mengatakan, saat ini pemerintah melalui departemen perdagangan sedang melakukan beberapa pertemuan-pertemuan dengan stakeholder , sektor swasta dan Kadin.

"Dari pertemuan-pertemuan tersebut, mereka mengatakan untuk biaya produksi tidak ada masalah, namun yang harus diatasi saat ini adalah adanya tambahan-tambahan biaya-biaya lain," papar Mari.

Biaya tambahan-tambahan tersebut, lanjut Mari, masih akan dibenahi lebih lanjut serta perbaikan di sektor infrastruktur juga akan mendukung perbaikan sistem logistik. Lebih lanjut Mendag mengatakan, nantinya pemerintahan yang baru selanjutnya blue print ini sudah akan dapat diimplementasikan.

"Selain perbaikan infrastruktur, pemerintah juga memperbaiki aturan arus ekspor impor termasuk arus dokumen dan arus barang sehingga nanti dapat diimplementasikan dengan baik pada pemerintahan selanjutnya," jelasnya.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads